Baner

Photobucket
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 September 2009

Cah Ndeso


Kalo ingat kejadian kemarin malu rasa nya. Waktu itu saya main ke Wisma mulia dalam rangka mendaftar untuk mengikuti tender pekerjaan di Kalimantan timur. Dasar cah ndeso belom pernah naik gedung yang tinggi yang modern. Biasa nya sih sudah sering naik gedung tinggi tapi di gedung ini saya baru sadar kalo saya seperti orang desa yang main ke kota hehehe.

Lantai yang mau saya datangi adalah lantai 48. Dari parkir basement saya pun mencari lift untuk naik ke lantai 48. Sesampai di lift ternyata lift hanya sampai pada loby saja. Kalo itu sih masih biasa dan belom terasa seperti cah ndeso hehehe.

Kemudian saya pun melenggang mencari lift untuk mengantarkan saya ke lantai 48. Dengan PD saya memasukki lift. Di dalam lift saya melihat ada 5 oran bule dan 2 orang orang lokal. Setelah naik beberapa lantai saya pun mulai keringatan karena no 48 pada lift ternyata tidak mau di pencet. Saya mengulangi nya beberapa kali sambil memencet lebih keras. Lagi lagi tidak ada reaksi kalo tomol tersebut telah tertekan. Akhir nya saya pun berguman "Sialan nih lift gak mau di teken ini pasti rusak"

Dam ternyata pada saat saya menekan tombol lift semua pada melihat dan tersenyum kearah saya. Saya dengan PD mengatakan tombol lift rusak. Seketika orang di sekeliling saya menertawai saya. Mereka menjelaskan kepada saya kalo mau naik lift harus membawa ID card dulu. ID card ini yang akan membawa kita kelantai mana kita, Jadi tidak sembarangan orang bisa naik keatas. Wajah saya langsung berubah menjadi merah padam.Ampun deh seperti cah ndeso yang sedang main kekota.

Saya pun kemudian turun kembali ke lantai dasar dan meminta ID card untuk naik kelantai atas. Duh kapok deh jadi orang sok tau d tempat asing. Pada saat itu saya baru sadar kalo bertanya kepada orang sekitar itu jauh lebih baik dari pada kita menjadi orang yang sok tau dan akhirnya pun menjadi tertawaan orang. Huuh pengalaman yang membete kan.

Rabu, 02 September 2009

GEMPA BUMI


Kejadian menegangkan pun terjadi tadi sore, kira kira jam 3 sore. Lagi asik asik kerja didepan komputer tiba tiba ruangan kantor saya bergoyang inul. Langsung serentak karyawan berhamburan keluar. Wah kayak nya tadi sore getaran gempanya paling besar yang pernah saya rasakan. Kalo kata TV tadi sekitar 7.3 SCR.

Sempet binggung juga tadi. Antara mau lari apa mau cari tempat aman. Soal nya setahu saya kalo gempa terjadi jangan lari kearah tangga karena tangga paling rawan runtuh akibat gempa.

Mudah mudahan ini bukan pertanda buruk buat jakarta. Di bulan ramadhan ini mudah mudahan di berikan keselamatan untuk saya sekeluarga dan seluruh bangsa indonesia.

Mungkin sedikit sharing beberapa tips yang harus kita lakukan pada saat gempa terjadi.Berikut adalah Tips yang saya liat di TV siapa tau masih ada yang belom tau:
1. Jangan panik.
Pada saat gempa terjadi hendak lah jangan panik, karena kepanikkan malah akan memperkeruh suasana.
2. Hidari berlari kearah tangga.
Biasa nya tangga merupakan bagunan yang paling rapuh, alias gampang roboh, so kalo gempa terjadi jangan langsung lari ke tangga ada baik nya berlindung terlebih dahulu.
3. Jangan berlindung di dekat pintu.
Ini dikarenakan pintu dapat meniban kita pada saat gempa terjadi.
4. Jagan berlindung di bawah tempat tidur.
Berlindung di bawah tempat tidur tidak space untuk melepaskan diri bila reruntuhan menimpa atas tempat tidur.
5. Berlindunglah di samping tempat tidur
apa bila ada runtuhan yang menimpa tempat tidur runtuhan itu akan membentuk space atau ruangan untuk badan kita jadi lebih aman dari reruntuhan.
6. Lari lah keluar ruangan secepatnya.
Yang paling aman sebenarnya keluar dari ruangan.Karena diluar ruangan akan terhindar dari reruntuhan gempa.

Kayak nya gitu tadi yang gue denger di TV Tips pada saat gempa terjadi. So mudah mudahan berguna.

Selasa, 25 Agustus 2009

nAiK DeLMaN kE MoNAs




Setelah sekian lama akhirnya kesampaian juga ngajak junior ke Monas. Tadi nya hanya ingin jalan jalan ngeliat monas eh tau tau nya ada kuda lewat di depan mona. Sekalian aja ngajak junior naik kuda. Gue baru tau nih sekarang abang delman nya sudah tdk boleh lagi mangkal di dalem pager monas. Padahal beberapa tahun lalu tuh abang abang pada mangkal di monas.

Ditengah tengah zaman milinium ini tak heran jika kita sudah susah mencari tukang delman, dan delman sendiri sekarang sudah berubah fungsi. Tadi nya berfungsi sebagai transportasi, sekarang ini berubah menjadi barang antik.

Dari segi tarif sendiri memang bisa di bilang mahal Sekali perjalanan Hanya memutari sekitar monas tarif nya 30 ribu, tapi setelah negosiasi ala emak emak yang mau beli ikan asin di pasar akhir nya di kasih deh 15 ribu.

Kalo di pikir pikir kasian juga loh si abang delman. Tarif 15 ribu tidak semua nya diambil olehnya mereka pun harus menyetor sebagian pendapatan nya untuk membayar izin mangkal dan berkeliaran di sekitar monas kalo tidak bayar pasti akan di kejar kejar kantib ujar abang delman yang saya calter delman nya.

Puk ti pak ti puk,... senang sekali melihat wajah junior ketika naik delman keliling monas. Setelah sampai kami menyempatkan bermain dengan kuda si abang. Pokok nya gak kapok deh naik kuda di monas,... So coba deh pasti seru.

Jumat, 21 Agustus 2009

Ampun parah amat macet nya

Bla bla bla,... payah amat sich nih Jakarta. Muacet nya gak karuan gak pagi siang malam kayak nya sama aja. Dimana mana macet. Apalagi tadi waktu plg di daerah semanggi ampun dech. Kata nya adanya bus way bisa mengurangi kemacetan. Tapi apa yang terjadi. Yang ada malah Si bus way jadi bikin Jakarta tambah kusut. Bagaimana tidak, Jalanan yang tadi nya padat merayap Jalan nya di Bagi untuk Bus way. Gila bener dah.

Sebenernya gue juga gak terlalu menyalahkan adanya Bus way. Memang bus way memiliki ke untungan dan kerugian. Salah satu keutungan adalah tarif dari bus way sendiri yang murah dan pake AC lagi. Kekurangan yang amat vital adalah Akses jalan yang digunakan oleh busway tidak membuat akses jalan sendiri tetapi mengambil akses jalan yang sudah ada. Ini mengakibatkan bukan nya membuat benang yang kusut menjadi tambah kusut.

Pertambahan jumlah mobil dan sepeda motor yang meningkat setiap tahun dengan tidak di imbangi dengan bertambah akses jalan ini menyebabkan kemacetan yang makin parah dari tahun ke tahun. Salah satu jalan pemerintah harus membatasi jumalah mobil yang beredar di pasaran. Dan harus berani mengeluarkan Batas jangka waktu mobil yang sudah tidak layak pakai lagi harus segera di musnahkan. Singapura negara kecil menerapkan kebijaksanaan seperti itu. Akibat nya banyak mobil second yang masuk ke indonesia melalui batam. Singapura saja bisa menerapkan seperti itu kenapa kita tidak bisa?

Sungguh nikmat seandainya negara kita memiliki alat transportasi yang layak huni seperti singapura yang menggunaka MRT kereta bawah tanah sebagai alat transportasi andalan mereka. Keakuratan jadwal pemberangkatan dan kedatangan kereta yang membuat saya terheran heran ketika melihat kereta datang sesuai countdown habis menghitung. Gilee beenerrr dahh. Mudah mudahan Indonesia bisa semaju seperti Singapura.

Beri nilai untuk Blog saya,...Terima kasih.

Increase your PageRank