Baner

Photobucket

Selasa, 25 Agustus 2009

nAiK DeLMaN kE MoNAs




Setelah sekian lama akhirnya kesampaian juga ngajak junior ke Monas. Tadi nya hanya ingin jalan jalan ngeliat monas eh tau tau nya ada kuda lewat di depan mona. Sekalian aja ngajak junior naik kuda. Gue baru tau nih sekarang abang delman nya sudah tdk boleh lagi mangkal di dalem pager monas. Padahal beberapa tahun lalu tuh abang abang pada mangkal di monas.

Ditengah tengah zaman milinium ini tak heran jika kita sudah susah mencari tukang delman, dan delman sendiri sekarang sudah berubah fungsi. Tadi nya berfungsi sebagai transportasi, sekarang ini berubah menjadi barang antik.

Dari segi tarif sendiri memang bisa di bilang mahal Sekali perjalanan Hanya memutari sekitar monas tarif nya 30 ribu, tapi setelah negosiasi ala emak emak yang mau beli ikan asin di pasar akhir nya di kasih deh 15 ribu.

Kalo di pikir pikir kasian juga loh si abang delman. Tarif 15 ribu tidak semua nya diambil olehnya mereka pun harus menyetor sebagian pendapatan nya untuk membayar izin mangkal dan berkeliaran di sekitar monas kalo tidak bayar pasti akan di kejar kejar kantib ujar abang delman yang saya calter delman nya.

Puk ti pak ti puk,... senang sekali melihat wajah junior ketika naik delman keliling monas. Setelah sampai kami menyempatkan bermain dengan kuda si abang. Pokok nya gak kapok deh naik kuda di monas,... So coba deh pasti seru.

Senin, 24 Agustus 2009

Turun Berat Badan 5 Kg/minggu


Masalah berat badan bagi sebagian orang adalah masalah yang sangat mengesalkan. Dalam hal ini bukan lagi menjadi masalah bagi kaum pria maupun kaun wanita. Masalah berat badan ini berhubungan dengan kesehatan dan pola hidup yang kurang baik.

Dulu nya saya tidak ada masalah dengan berat badan sampai pada suatu saat saya terkena penyakit HNP, Kalo bahasa jawa nya penyakit yang menyebabkan saraf kejepit. Kalo sakit nya uh gak ketulungan rasa nya. Penyebab dari sakit yang saya alami adalah dikarenakan berat badan yang berat melebihi kemampuan tulang ekor saya yang mana kebetulan tulang saya tidak sekuat tulang orang lain pada umumnya nya.

Akhirnya konsultasi saya kedokter, Dokter pun memfonis saya harus menurun kan berat badan saya. Seminggu pertama saya mencoba sangat berat rasa nya hasil nya pun tidak ada. Waktu itu jumlah konsumsi makanan yang masuk dengan energi yang saya keluarkan masih banyak pasokan makanan yang masuk.

Minggu kedua saya mencoba dengan metode baru. Metode ini sangat berhasiat. Saya mengkombinasikan Cara kedokteran dengan cara herbal. Berikut langkah yang saya lakukan sehingga mencapai hasil yang maksimal :
1. Bagun pagi minumlah air putih sebanyak banyak nya. Kalo bulan puasa setiap sahur saya minum air putih yang banyak.
2. Pagi hari berenang minimal 20 menit sehari. Kl tidak sempat lakukan olah raga apa saja yang bisa rutin anda lakukan.
3. Kurangi nasi anda. Kalo biasa nya anda makan satu piring 30 sendok nasi, Sekarang hanya boleh 5 sendok nasi.
4. Hindari minum dan makan yang manis manis.
5. Sebelum tidur lakukan lah olah raga ringan agar lemak yang ada di dalam tubuh tidak menjadi daging pada saat tidur.
6. Minumlah jamu pelangsing, Kalo tidak juga tidak apa jamu ini hanya sebagai pendukung saja. Kalo ada lebih baik.

Mudah mudahan 6 tips dari saya bisa bermanfaat.

Kasus Lapindo berakhir dengan SP3


Satu berita yang sangat menghebohkan dengan keluarnya surat SP3 untuk kasus LAPINDO. Surat tersebut menyatakan bahwa Lapindo bukan disebabkan karena kelalaian manusia melainkan disebabkan karena bencana alam.Weleh kalau sudah begini bagaimana nasib rakyat kecil yang rumah nya tenggelam oleh lumpur lapindo. Lagi lagi rakyat kecil yang dijadika tumbal dari musibah ini. Yang menjadi pertanyaan apakah benar ini murni bencana alam. Hu uh, pedih rasanya hati ini, mudah mudahan hati pemerintah terketuk untuk segera menyelesaikan kasus lapindo ini.

Untuk membantu kawan kawan korban lapindo mari Click untuk tolak SP3 Kasus Lapindo


Photo dikutib dari:
http://www.detikinet.com/read/2009/08/25/101140/1189077/398/3-ribuan-facebooker-tolak-sp3-kasus-lapindo

Minggu, 23 Agustus 2009

Tari Pendet di akui Malaysia


Satu lagi kesenian kita terampas oleh negara tetangga kita. Sekarang tari pendet entah apalagi esok nanti. Satu demi satu kebudayaan kita hilang begitu saja. Apakah ini bisa hanya dengan pembicaraan diplomasi? Saya rasa ini suatu hal yang mustahil menurut saya, ini hanya bisa diselesaikan di forum internasional.

Kalo satu saja di biarkan pasti kedepan nya akan ada lagi kebudayaan kita yang di akui oleh negara tetangga kita. Mudah mudahan pemerintah kita tidak hanya diam tapi bisa bersikap tegas atas segala prilaku negara tetangga yang amat sangat merugikan negara republik Indonesia.

Dimanakah macan asia yang dulu mengaum dengan keras. Saya sangat mendambakan sosok pimpinan yang tegas dan berwibawa. Coba anda ingat adakah kejadian pengakuan kebudayaan yang di akui negara malaysia pada masa era orde lama maupun orde baru?

Pemerintahan suharto memang banyak sekali kekurangan nya, tapi menurut saya itu jauh lebih baik dari pemerintahan yang ada sekarang ini. Coba liat negara tetangga mana yang berani dengan negara kita jaman pemerintahan suharto dulu.

Bukan nya saya ingin membanding bandingkan pemerintahan Suharto dan SBY tapi saya juga mengakui pemerintahan SBY dari segi pemberantasan korupsi sudah cukup baik dan banyak perubahan yang terjadi. Tapi lepas dari semua itu masih banyak kekurangan dari pemerintaha SBY, salah satu nya kurang cepat nya dalam mengambil keputusan dan sering terkesan terlalu berhati hati. Di samping itu kurang tegas nya pemerintah dalam seketa batas negara dan pengakuan kebudayaan indonesia. Ini adalah suatu alert bagi pemerintah untuk segera membenahi dan bersikap tegas atas segala hal yang bersifat merugikan negara kita.

Berkibarlah sang saka merah putih, Terbang lah yang tinggi garuda perkasa ku. Tunjukkan pada dunia bahwa kami bangsa indonesia masih ada. Kami para pemuda indonesia masih cinta akan budaya bangsa ini. Kami para pemuda cinta akan tanah air bangsa ini. Tiada kata lain rebut kembali kebudayaan negera ini.
Merdeka,......!



Photo di kutip dari:
http://news.okezone.com/read/2009/08/23/1/250461/tak-mudah-membawa-soal-pendet-ke-internasional

Beri nilai untuk Blog saya,...Terima kasih.

Increase your PageRank